Misteri Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Indonesia

Misteri Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Indonesia

Sampai saat ini ada sekitar 10 pembunuhan yang paling sadis dan misterius terjadi di Indonesia. Semua kasus kriminal tersebut belum terpecahkan sampai saat ini. Mungkin anda penasaran kenapa bisa sampai seperti itu, untuk itu silahkan simak pembahasan ini sampai selesai.

Menurut badan kriminal internasional menyebutkan kalau satu diantara tiga kasus pembunuhan yang terjadi di dunia ini tidak bisa terungkap. Nah, dengan adanya kasus-kasus seperti ini yang membuat anda tidak tenang untuk menjalani kehidupan.

Mungkin anda akan bertanya-tanya apakah pelaku pembunuhan tersebut masih terus berkeliaran atau tidak, bagaimana kondisi korbannya. Kalau ternyata para pelaku tersebut ada disekitar anda, tentunya anda akan dihantui sebagai pihak ketiga.

Daftar Misteri Kasus Pembunuhan di Indonesia yang Belum Terungkap

Misteri Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Indonesia

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa kasus pembunuhan yang masih menjadi misteri dan belum terungkap di Indonesia. Penasaran? Silahkan simak informasinya berikut ini:

  1. Kasus pembunuhan Marsinah sebagai buruh pabrik di Sidoarjo

Kasus pembunuhan yang terbilang sadis ini terjadi pada Marsinah salah satu pekerja buruh pabrik di Sidoarjo. Kasus ini terjadi pada tahun 1993, tentunya sampai saat ini pembunuhan tersebut tidak bisa diungkapkan. Pada tahun-tahun tersebut banyak sekali aksi demo yang sedang gencar-gencarnya diantara para pekerja pabrik.

Marsinah sendiri sebagai buruh pabrik PT. Catur Putra Surya, Sidoarjo telah ditemukan meninggal dunia di lokasi hutan. Dirinya mengalami luka sayatan dan lebam yang terjadi di sekujur tubuhnya. Dalam menangani kasus ini pihak kepolisian masih belum mampu menemukan siapa dalang dari kasus pembunuhan sadis tersebut.

Kalau menurut data yang ada, motif pembunuhan ini karena Marsinah terlibat dalam aksi demo untuk kenaikan gaji buruh pabrik. Mengingat sebelum dirinya ditemukan tewas, Marsinah juga ikut aksi mogok kerja dengan ratusan buruh yang lain.

  • Aksi pembunuhan sheila waria dari jembatan Ceger

Telah ditemukan sebuah jasad di kelurahan Ceger, kecamatan Cipayung, Jakarta pada pukul 01.40 WIB hari Rabu, 25 November 2015. Setelah dilakukan proses identifikasi ternyata korban bernama Muhammad Safrizal atau dikenal dengan shella Aprilia. Seorang pria (27) ini dikenal sering kali melakukan mangkal di area jembatan area dirinya menjemput maut.

Korban ditemukan dengan berbagai luka tusukan yang ada di sekujur tubuhnya. Ada seorang saksi yang menyebutkan kalau sempat ada teriakan keras minta tolong. Suara tersebut berasal dari atas jembatan. Namun sangat disayangkan ketika dirinya sampai di jembatan tersebut kondisi sheila sudah dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah di aspal.

Sheila, waria asal Ceger tersebut menjadi korban perampokan, mengingat berbagai barang korban telah berserakan di sekitar lokasi kejadian. Namun kasus ini sampai sekarang belum terungkap, pihak kepolisian kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut.

  • Pembunuhan akseyna anak dari seorang kolonel yang tenggelam di danau UI

Masih terjadi pada tahun 2015, tepatnya pada hari kamis tanggal 26 Maret telah terjadi kasus meninggalnya salah satu mahasiswa teladan di kampus Universitas Indonesia (UI) yang bernama Akseyna Ahad Dori.

Jasad Akseyna telah ditemukan mengambang di area danau UI dan ditemukan juga 5 buah batu konblok yang ada pada tas di punggung jasad korban. Namun keterangan polisi tersebut dibantah tegas oleh ayahnya Akseyna seorang kolonel Mardoto. Menurut beliau, Akseyna merupakan salah satu anak yang sangat ceria, pantang menyerah, dan penuh semangat dalam menjalani kehidupan.

Kolonel Mardoto percaya kalau anaknya meninggal dunia karena kasus pembunuhan. Menanggapi apa yang diungkapkan oleh Mardoto, pihak kepolisian Sektor Beji akhirnya kembali membuka kasus meninggalnya Akseyna. Kasus ini dibuka setelah terjadi dua bulan lamanya.

Ada bukti tertulis yang menyatakan kalau kasus tersebut merupakan salah satu kasus pembunuhan. Bukti tersebut ada di kos-kosan sebagai perpisahan terakhir namun tulisan tersebut bukan sama sekali tulisan dari aksesnya. Tentu itu menunjukkan kalau ada aksi pembunuhan berencana.

Kemudian pihak kepolisian juga curiga kalau batu yang ada di dalam tas Akseyna ini memang sengaja dimasukkan oleh pelaku setelah menyeret tubuh Akseyna sekitar 300 meter. Tentu ini menjadi salah satu pembunuhan yang sangat sadis dan misterius karena sampai saat ini pembunuhan tersebut belum terungkap.

  • Aksi pembunuhan Munir seorang aktivis HAM Indonesia

Pembunuhan selanjutnya yang sampai saat ini belum terungkap adalah kasus pembunuhan Munir seorang aktivis yang dikenal sangat kritis di tahun 2000-an. Pria asal Malang, Jawa timur ini sangking cerdasnya mampu membantu pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus Marsinah. Namun pada akhirnya kasus Marsinah ini harus terhenti karena terhalang jalan buntu.

Munir akhirnya harus meninggal pada tanggal 7 September 2004, terjadi dalam pesawat. Ada salah satu saksi seorang pramugari pesawat Garuda 975 yang menyebutkan kalau Munir sebelum meninggal mengeluhkan kesakitan. Kejadian tersebut terjadi ketika pesawat sedang take-off dari Bandara Changi Singapura. Setelah beberapa jam mendarat di Amsterdam, Munir sudah meninggal dunia.

Setelah diselidiki, satu bulan setelah kejadian pihak kepolisian telah mengumumkan hasil visum yang menunjukkan ada senyawa arsenik yang bersarang di tubuhnya. Hingga sekarang dalam pembunuhan tersebut belum terungkap. Untuk dapat mengetahui informasi tentang kasus lainnya yang hingga kini masih kontroversial bisa langsung anda kunjungi singapore prize terlengkap dengan berbagai macam informasi menarik dan unik yang bisa anda ikuti setiap harinya.